Jumat, 02 Oktober 2015

CB: Professional Development

Pendataan kartu jakarta pintar di SDN Cijantung 01 Pagi & SDN Cijantung 06 pagi, dalam penerapan mata kuliah character building binus




Ketua    : Arief Trinanda       1701342164

Anggota: Muhammad Arief   1701350014
                M Ryan Naufal P   1701326936
                Boedi Jatmiko        1701361365
                Nokie Yuwanda     1701355406
                Dwi Suryo S          1701361844
                Nuke Anissa          1701349510
                Farania Rezkita     1701356125

SD     :SDN Cijantung 01 Pagi & SDN Cijantung 06 pagi



Rabu, 28 Oktober 2015

Pertemuan ke-1

(SDN 01 Pagi)

pada hari rabu, kami sekelompok berkoordinasi untuk melakukan pendataan penggunaan KJP pada dua sekolah sekaligus di hari yang sama. Kami pun sepakat untuk bertemu di sekolah yang menjadi tujuan pertama, yaitu SDN 01 Pagi, Cijantung. setiba sampai di sekolah tersebut, kamu kemudian memasuki ruang kepala sekolah, namun kami tidak bertemu beliau dikarenakan belia sedang berada di luar kota. Kami hanya menemui perwakilan guru dan menjelaskan maksud kedatangan kami pada hari itu, namun dikarenakan bahwa pihak yang berwenang adalah kepala sekolah maka pendataan tidak kami lakukan pada hari itu juga, sehingga kami harus menunda hingga pertemuan selanjutnya. Karena tidak ingin memakan waktu lama, kami kemudian berpindah lokasi ke SDN 06 Pagi Cijantung yang lokasinya tidak jauh dari SDN 01.
Setiba di SDN 06 Pagi, kami kemudian menemui kepala sekolah yaitu Ibu Warsimi, S.Pd, Mm, beliau menyambut kami dengan sangat baik. Sesuai penjelasan beliau, murid-murid yang menerima KJP adalah mereka yang dinilai kurang mampu secara finansial untuk melakukan pembelian sejumlah perlengkapan dan peralatan. Kami pun melakukan pendataan tentang jumlah murid yang menjadi pemegang KJP yaitu 126 anak, dan melakukan pengisian kuisinoer terhadap beberapa anak diantaranya sebagai sampel. Adik-adik yang kami tanyai tentang penggunaan KJP sebagian besar telah mengetahui tentang tata cara penggunaan maupun manfaat dari KJP yang telah mereka terima.



























.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
Pertemuan Ke-2

Senin, 9 Oktober 2015

SDN Cijantung 01 Pagi

   Pada hari senin, kami kembali menuju SDN 01 pada jam 08.00 WIB dan kami berkumpul langsung di ditempat pada jam 09.00 WIB. Kami langsung menuju keruang kepala sekolah Bapak A.Pramuji.S.Pd.MM, Beliau memberikan tempat untuk kami melakukan penyuluhan dan pendataan siswa yang menggunakan KJP, siswa yang menggunakan KJP mulai dari kelas 2 SD sampai dengan 6 SD.  Total siswa yang menggunakan KJP adalah 45 anak, namun yang kami data hanya 28 anak saja. Pada saat pembagian Kuisioner, kami memberikan penjelasan mengenai tujuan dari Penyuluhan dan pendataan ini. Kami menuntut adik-adik tersebut dalam memngisi kuisionernya, selain itu kami melalui pendekatan juga bertanya sekilas tentang KJP kepada Mereka, dari hasil pembincangan tersebut, hampir semua adik-adik telah mengetahui penggunaan KJP tersebut.



SDN Cijantung 06 pagi

Begitu juga di SDN 06 setelah kami selesai dari SDN 01, kami juga melakukan penyuluhan dan pendataan siswa yang menggunakan KJP, kami juga melakukan hal yang sama seperti kami juga melakukan kegiatan di SDN 01, seperti melakukan penyuluhan, pendataan kuisioner dan juga meminta beberapa orang murid untuk membawa bukti pembelian menggunakan KJP. Total siswa yang menggunakan KJP adalah 126 anak, dan yang di data adalah 35 anak.


Kesimpulan dari hasil laporan kuisioner yan kami berikan kepada sampel 63 orang anak, adalah :
1.Pada saat pihak sekolah melakukan pendataan kerumah siswa calon penerima KJP, pihak sekolah hanya berkomunikasi dengan orang tua para siswa.
2. Dari hasil kuisioner para siswa diberikan penjelasan tentang penggunaan KJP, kartu KJP hanya boleh dipegang oleh orang tua saja, dan hanya orang tua saja yang boleh menggunakannya.
3.Dijelaskan dalam kuisioner juga, banyak anak yang tidak tahu jika KJP hanya bisa digunakan secara Non-tunai, para siswa tahu jika dana KJP tidak akan hangus jika tidak digunakan serta para siswa/i, siswa/i juga tidak banyak mengetahui jika KJP dapat digunakan untuk Busway Transjakarta.
Jadi secara umum dapat disimpulkan apa sebab dari salahnya penggunaan KJP, yaitu karena tidak tahunya atau kurangnya pemahaman para pengguna KJP baik itu murid maupun orang tua dalam penggunaan KJP. Solusi yang tepat dalam mengatasi hal tersebut adalah memberikan penyuluhan dan pemahaman dari penggunaan KJP tersebut dengan sangat jelas sampai murid dan orang tua murid mengerti dengan jelas



























.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
Pertemuan Ke-3

Jumat, 27 November 2015

adalah pertemuan terakhir kelompok kami untuk tugas mata kuliah Character Building (CB) yang bertempat di SDN 01 dan SDN 06 Cijantung, Jakarta Timur. Dalam pertemuan terakhir ini, semua anggota kelompok CB diwajibkan hadir dikarenakan pada pertemuan terakhir ini kami akan melakukan pendataan kepada kepala sekolah di masing-masing sekolah dasar. Satu hari sebelum mengunjungi SDN 01 dan SDN 06 kami bermusyawarah untuk menentukan tanggal sehingga tidak ada jadwal yang bentrok pada seluruh anggota kelompok. Bersyukur pada tanggal 27 Desember 2015 lalu kami seluruh anggota bisa hadir untuk melakukan pendataan kepada masing-masing kepala sekolah.

Dikarenakan lokasi SDN 01 berada lebih jauh di dalam dari jalan raya/jalan besar dibandingkan dengan SDN 06, kami memutuskan untuk berkumpul jam 9 pagi di SDN 01 dan langsung bertemu disana dengan sesama anggota kelompok lain. Sesampainya kami di SDN 01 Cijantung dengan tepat waktu, kami langsung disambut hangat oleh keramahan para guru beserta staf dan keceriaan adik-adik SDN 01 yang sedang dalam waktu istirahat. Pada saat itu juga kami sekelompok langsung bergegas masuk ke ruang guru dan ketua kelompok langsung menemui kepala sekolah SDN 01.

Pendataan kepala sekolah yang kami lakukan di SDN 01 hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit, sehingga kami bisa langsung melakukan perjalanan selanjutnya ke SDN 06. Sesampainya kami di SDN 06, sangat disayangkan bahwa kepala sekolah SDN yang bersangkutan sedang menghadiri suatu acara di tempat lain. Namun pada saat itu juga, kepala sekolah SDN 06 meminta kami untuk menunggu beliau agar bisa melakukan pendataan pada hari itu juga. Setelah menunggu selama kurang lebih 2 jam lamanya, akhirnya kepala sekolah SDN 06 datang dan langsung memberikan lembar pendataan yang kami telah berikan.

Demikian laporan kami untuk hari terakhir dalam menjalankan tugas mata kuliah Character Building (CB), semoga hasil akhir dalam melaksanakan tugas ini memuaskan untuk seluruh para anggota kelompok.














































Dokumen hasil pendataan KJP















Tidak ada komentar:

Posting Komentar